Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Sempu Tinjau Lokasi Longsor di Desa Jambewangi

BANYUWANGI – Personel Koramil 0825/19 Sempu bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang menimpa rumah warga di Dusun Parastembok, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, pada Senin (15/12/2025).

Danramil 0825/19 Sempu, Kapten Inf Totok Yulianto, memimpin langsung peninjauan lokasi bersama unsur Forkopimcam lainnya setelah hujan deras disertai angin kencang merobohkan plengsengan dan menimpa dua rumah warga di RT 01 RW 01 sekitar pukul 16.00 WIB.

Respon Cepat Babinsa dan Aparat Terkait

Sertu Madroji, Babinsa Desa Jambewangi, merupakan salah satu petugas pertama yang tiba di lokasi untuk membantu pengamanan dan pendataan awal. Berdasarkan laporan di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun material longsor menyebabkan kerusakan pada bagian bangunan rumah warga.

Dalam peninjauan tersebut, hadir pula Camat Sempu, Bapak Mujito, SKM., MK., M.Kes., Kapolsek Sempu, AKP Satrio W, SH., serta Kepala Desa Jambewangi, Bapak Maskhur, S.Ag. Kehadiran para pimpinan lintas sektoral ini menunjukkan soliditas dalam penanganan bencana di tingkat kecamatan.

Danramil Sempu Instruksikan Gotong Royong

Danramil 0825/19 Sempu, Kapten Inf Totok Yulianto, menyatakan bahwa pihak TNI melalui Babinsa akan terus memantau perkembangan situasi dan mengoordinasikan langkah kerja bakti.

“Kami telah menginstruksikan Babinsa untuk terus bersiaga bersama warga. Fokus utama saat ini adalah membantu warga yang terdampak dan memastikan area di sekitar longsoran aman dari potensi pergerakan tanah susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi,” tegas Kapten Inf Totok.

Kondisi Terkini di Lapangan

Hingga Senin sore, Kadus Parastembok, Bapak Suprapto, dan Ketua RT 01, Bapak Saikoni, mendampingi petugas dan warga sekitar yang bahu-membahu melakukan pembersihan material secara manual.

Sinergitas antara Koramil 0825/19 Sempu, Polsek, dan Pemerintah Kecamatan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan bagi warga yang terdampak bencana. Warga juga diimbau untuk segera melapor melalui jalur Babinsa atau Bhabinkamtibmas jika ditemukan tanda-tanda kerentanan tanah di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *