BANYUWANGI – Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui hunian yang layak terus digencarkan di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Pada Senin (29/12/2025) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, jajaran Koramil 0825/19 Sempu bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur melaksanakan peninjauan dan pendampingan kegiatan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kegiatan ini difokuskan di tiga desa di wilayah Kecamatan Sempu, yakni Desa Temuasri, Desa Karangsari, dan Desa Gendoh. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Komandan Koramil (Danramil) 0825/19 Sempu, Kapten Inf Totok Yuliyanto, yang didampingi oleh Bati Tuud Pelda Nor Yakin serta Bamin Ter Kodim 0825/Banyuwangi, Sertu Budi.
Kapten Inf Totok Yuliyanto menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam program ini adalah untuk memastikan pengerjaan fisik rumah berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. “Kami bersama tim dari Provinsi dan para Babinsa turun langsung untuk memastikan bahwa bantuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan hunian sehat,” ujarnya di sela-sela peninjauan.
Pihak Bakesbangpol Jatim yang diwakili oleh Bapak Adam Syafaat dan Bapak Agus Setiono turut memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi dan TNI. Menurut mereka, pengawalan oleh personel Babinsa sangat krusial agar teknis pembangunan di lapangan tidak mengalami kendala.
Di masing-masing lokasi, para Babinsa tampak mendampingi secara intensif, yakni Serka Edi Santoso di Desa Temuasri, Serda Edi Suryadi di Desa Karangsari, dan Serka Bahrun Rumaf di Desa Gendoh. Tak hanya personel TNI, kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif masing-masing Kepala Dusun (Kasun) setempat untuk menjamin transparansi dan kerukunan warga selama proses pembangunan.
Melalui program Rutilahu ini, diharapkan rumah-rumah warga yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dapat berubah menjadi hunian yang layak huni, sehat, dan aman, guna menunjang produktivitas keluarga yang menempatinya.
