SEMPU – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama unsur TNI-Polri dan Perum Perhutani menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian alam. Pada Rabu (24/12), dilaksanakan aksi penanaman pohon bersama di Petak 61 F-1 RPH Sidomulyo, BKPH Kalisetail, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. Mujiono, M.Si., bersama jajaran Forkopimda, di antaranya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K, M.Si., M.H., dan Danlanal Banyuwangi Letkol Laut Muhammad Puji, S. M.Opsla. Dandim 0825 Banyuwangi diwakili oleh Kasdim Mayor Inf Suprapto.
Prosesi Khidmat Acara diawali dengan apel besar yang dipimpin oleh Wakil Bupati. Suasana terasa khidmat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dan “Seruan Rimba” dikumandangkan di tengah kawasan hutan. Selain agenda lingkungan, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim dan penyerahan bibit secara simbolis.
Sinergi Personel Gabungan Keberhasilan aksi penghijauan ini didukung oleh personel gabungan dari berbagai sektor. Turut hadir Danramil 0825/19 Sempu Kapten Inf Totok Julianto, Danramil 0825/13 Singojuruh Kapten Inf Misdari, serta Kapolsek Sempu AKP Satria Wibowo, SH.
Kekuatan personel di lapangan melibatkan anggota Koramil 0825/19 Sempu, Koramil Singojuruh, Koramil Genteng, Polsek Sempu, Dishub Banyuwangi, serta jajaran mandor se-RPH Sidomulyo. Pihak legislatif juga memberikan dukungan melalui kehadiran Bapak Suwito dari DPRD Banyuwangi.
Komitmen Berkelanjutan ADM Perhutani, Bapak Muklisin, S.Hut, bersama Asper BKPH Kalisetail, Bapak Johan, menekankan bahwa pemilihan lokasi di Petak 61 F-1 bertujuan untuk memulihkan fungsi hutan sebagai daerah resapan air di wilayah Desa Jambewangi.
Babinsa Desa Jambewangi, Sertu Mardroji, yang turut mengawal kegiatan menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat sekitar menjadi kunci keberhasilan program ini. “TNI bersama masyarakat akan memastikan bibit yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik guna menjaga paru-paru desa,” tuturnya.
