BANYUWANGI – Sinergi lintas sektor dalam merumuskan arah pembangunan daerah menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2026. Forum strategis yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada Rabu (4/3) ini, menjadi momentum penyelarasan program prioritas dengan aspirasi masyarakat.
Hadir mewakili jajaran Kodim 0825/Banyuwangi, Kasdim Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam forum perencanaan ini bukan sekadar formalitas. Hal tersebut merupakan wujud nyata komitmen menjaga kondusivitas daerah sekaligus memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan tepat sasaran.
“TNI, khususnya Kodim 0825/Banyuwangi, siap mendukung penuh setiap program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan stabilitas wilayah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama mewujudkan Banyuwangi yang aman dan maju,” ujar Mayor Kav Suprapto di sela-sela kegiatan.
Musrenbang RKPD 2026 ini menitikberatkan pada sinkronisasi kebijakan nasional dengan kebutuhan lokal. Kehadiran unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan menandai keseriusan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Melalui forum ini, diharapkan setiap kebijakan yang dirumuskan mampu menjawab tantangan pembangunan tahun 2026 secara efektif. Dengan sinergi yang terbangun kuat, pemerintah daerah optimis dapat memperkokoh fondasi Banyuwangi sebagai daerah yang progresif dan berdaya saing di masa depan.
