SEMPU – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). Pada Senin (2/3), Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan kunjungan kerja (kunker) langsung ke rumah warga di Dusun Gantung, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, untuk memastikan program intervensi pendidikan berjalan tepat sasaran.
Dalam kunjungan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut, Bupati Ipuk mendatangi kediaman Ananda Mita, salah satu anak yang menjadi sasaran program ATS. Bupati memberikan motivasi langsung kepada Mita dan keluarganya mengenai pentingnya menuntaskan pendidikan sebagai fondasi masa depan yang lebih baik.
“Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada anak di Banyuwangi yang putus sekolah hanya karena kendala ekonomi atau akses. Pendidikan adalah hak dasar yang harus terpenuhi,” ujar Bupati Ipuk di sela peninjauan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya beasiswa pendidikan, paket seragam sekolah, hingga alat tulis lengkap. Bantuan ini diharapkan dapat memacu semangat belajar siswa dan meringankan beban orang tua.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, jajaran kepala dinas dari Bapenda, Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial. Di tingkat kewilayahan, hadir pula Camat Sempu Mujito, SKM, MK, M.Kes, serta Babinsa Desa Gendoh Serka Bahrun Rumaf.
Kegiatan yang berlangsung secara dialogis ini berjalan aman dan lancar. Program jemput bola seperti ini akan terus dilakukan secara masif di seluruh wilayah Banyuwangi guna menyisir anak-anak yang belum terakomodasi dalam sistem pendidikan formal maupun non-formal.
