SEMPU – Guna memastikan program peningkatan gizi masyarakat berjalan tepat sasaran, Babinsa Desa Jambewangi dari Koramil 0825/19 Sempu melaksanakan pendampingan intensif dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyaluran berskala besar ini menyasar ribuan siswa sekolah, tenaga pendidik, hingga kelompok rentan di wilayah Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (9/6).
Komando Distrik Militer (Kodim) 0825 Banyuwangi memastikan seluruh tahapan distribusi, mulai dari kesiapan dapur hingga ketepatan waktu pengiriman ke pelosok desa, berjalan aman dan lancar di bawah pengawalan langsung Serka Madroji selaku Babinsa Desa Jambewangi.
Operasi pemenuhan gizi di Desa Jambewangi ini digerakkan melalui dua unit Dapur Hybrid Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Dapur pertama, SPPG Desa Jambewangi 01 yang dipimpin oleh Nur Annisa Gyardany, S.K.M., bekerja sama dengan Yayasan Mitra BGN (Yayasan Bhabul Huda Kaligondo), sukses menyalurkan total 2.628 paket makanan. Sasaran distribusi meliputi 11 sekolah aktif, belasan posyandu, serta ratusan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3).
Sementara itu, dapur kedua yakni SPPG Desa Jambewangi 02 yang dipimpin oleh Widi Dwi Kuncoro, S.Hut., bermitra dengan Yayasan An-Nur Kaligondo. Dapur ini mendistribusikan volume yang lebih besar, yakni mencapai 2.985 paket makanan dengan jangkauan 30 sekolah formal dan 3 pondok pesantren.
Secara akumulatif, gerakan sosial-militer di Desa Jambewangi ini berhasil menjangkau 45 sekolah, 3 pondok pesantren, 439 tenaga pendidik, serta 854 warga yang masuk dalam kategori rentan kesehatan (ibu hamil, menyusui, dan balita).
Untuk menjaga kualitas dan kesegaran hidangan, proses distribusi dibagi menjadi dua gelombang waktu yang ketat. Gelombang pertama dimulai pukul 08.00 WIB untuk porsi kecil (anak-anak TK, SD, dan posyandu), disusul gelombang kedua pukul 10.00 WIB untuk porsi besar bagi siswa menengah (SMP, SMA, SMK, Santri Ponpes) serta sisa posyandu dusun.
Menu yang dihadirkan pun bervariasi dan memenuhi standar kecukupan gizi. Pada SPPG 01, paket makanan berisi nasi putih, lauk telur (olahan cit, krispi, atau balado), tahu, tumis sawi putih jagung, serta buah jeruk lokal. Sedangkan pada SPPG 02, menu divariasikan mulai dari ayam kungpau, tempe mendoan, capcay sayur, hingga buah leci untuk anak sekolah, serta menu ayam goreng dan sayur bening untuk kelompok ibu dan balita.
Pendistribusian tidak hanya berpusat pada area sekolah formal di jalan utama desa, tetapi juga menyisir 12 titik posyandu di wilayah pelosok, seperti Posyandu Sumberwangi, Paras Elok, hingga area drop poin di Dusun Panjen, Krajan, Jambesari, dan Purworejo. Pengantaran dilakukan menggunakan skema drop poin di rumah-rumah ketua RW dan balai dusun untuk mempermudah akses warga.
Berdasarkan laporan harian logistik, terdapat penyesuaian di lapangan di mana mayoritas lembaga Taman Kanak-Kanak (TK) sedang meliburkan siswanya karena agenda internal guru. Meski demikian, distribusi untuk TK Aisyah 6 tetap berjalan normal karena para guru tetap beraktivitas di sekolah.
Hingga sore hari, Koramil 0825/19 Sempu melaporkan seluruh rangkaian kegiatan penyaluran Makan Bergizi Gratis di wilayah Desa Jambewangi terlaksana dengan tertib, aman, dan tanpa kendala logistik. Program ini diharapkan dapat terus berjalan konsisten demi menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM sejak dini di Banyuwangi.
