SEMPU – Semangat pembangunan di wilayah Kecamatan Sempu terus dipacu meski melalui ruang digital. Pada Kamis (19/1), jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) 0825/19 Sempu menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) tahun anggaran 2026 yang dilaksanakan secara virtual di Ruang Video Conference (Vidcon) Kantor Kecamatan Sempu.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini menjadi momentum penting bagi unsur pimpinan kecamatan (Forpimka) untuk menyelaraskan usulan warga dengan program strategis nasional. Danramil 0825/19 Sempu hadir langsung guna memberikan masukan terkait aspek ketahanan wilayah dalam rencana pembangunan tersebut.
Fokus pada Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Dalam diskursus yang berlangsung hangat, Danramil 19 Sempu menekankan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2026 tidak boleh lepas dari penguatan ketahanan pangan dan stabilitas wilayah. Pihak TNI mendorong agar alokasi pembangunan fisik, seperti perbaikan irigasi dan jalan usaha tani, menjadi prioritas utama.
“Kami dari jajaran Koramil 19 Sempu hadir untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat tidak hanya terserap, tapi juga sejalan dengan penguatan ruang juang yang tangguh. Infrastruktur yang baik akan menunjang mobilitas warga dan secara otomatis memperkuat ekonomi serta keamanan di tingkat desa,” ujar Danramil dalam forum virtual tersebut.
Digitalisasi Birokrasi Meski dipisahkan jarak karena format virtual, koordinasi antara pihak Koramil, Kecamatan, dan para Kepala Desa tetap berjalan presisi. Penggunaan fasilitas Vidcon di Kantor Kecamatan Sempu membuktikan bahwa adaptasi teknologi telah merambah hingga tingkat birokrasi paling bawah di Banyuwangi.
Selain infrastruktur, dalam Musrenbangcam tersebut juga dibahas mengenai program pemberdayaan pemuda dan pembinaan mental ideologi sebagai upaya preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas di masa mendatang.
Kawal Hingga Realisasi Di akhir sesi, Danramil menegaskan komitmennya untuk terus mengawal hasil kesepakatan Musrenbangcam ini hingga ke tingkat kabupaten. Hal ini dilakukan agar program-program yang telah disusun benar-benar terealisasi pada tahun 2026 dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sempu.
Kegiatan berakhir dengan tertib pada siang hari, meninggalkan catatan penting mengenai pentingnya kolaborasi antara pembangunan fisik oleh pemerintah dan pengawalan teritorial oleh TNI demi kesejahteraan rakyat.
